Perjalanan Kabupaten Pati Meraih Adipura

November 13th, 2007

Sediakan Kaveling Kebersihan di Pinggir Jalan

DIAKUI atau tidak, untuk bisa menciptakan sebagai kota terbersih dan tertib, bukanlah hal mudah. Sebab, hal tersebut menyangkut budaya sikap, laku, cara berpikir, dan tingkat kesadaran para warga kota. Karena itu, pada masa pemerintahan Orde Baru, sebuah program untuk mengkukur sebuah kota kecil, sedang, dan besar layak disebut terbersih pun diluncurkan.

Tujuan akhir, adalah pemberian penghargaan kepada pemerintah kabupaten/kota, dan provinsi bagi yang berhasil meraih prestasi, yaitu Adipura.
Akan tetapi, pada masa reformasi, program yang menjadi tanggung jawab Kementrian Lingkungan Hidup itu sempat terhenti. Baru pada tahun 2006 muncul lagi, sehingga banyak kota yang semula terlelap karena buaian reformasi, mulai bangkit lagi. Kabupaten Pati, dengan predikat kota kecil, pernah meraih prestasi tersebut pada tahun 1995/1996.

Tahun 2006/2007, upaya bisa mengulang prestasi itu belum membuahkan hasil, sehingga pada 2007/2008, kerja keras kembali dilakukan. Tujuannya, kata Sekda Pati Ir Sri Merditomo, bukan semata-mata mengejar prestasi dan predikat sebagai kota terbersih, melainkan menggugah kesadaran masyarakat kota, agar berpikir bahwa kebersihan lingkungan adalah bagian dari kondisi sehari-hari yang tak bisa ditinggalkan. ‘’Dengan kata lain, budaya hidup bersih itu seharusnya menjadi kebutuhan,’’ ujarnya.
Memberi Contoh
Sehubungan hal tersebut, katanya lagi, ternyata untuk menciptakan perilaku dan budaya pikir masyarakat seperti itu, bukan hal mudah. Mereka membutuhkan contoh riil dari para pemimpinnya sehingga program penataan kota harus dilakukan.

Tersedianya fasilitas publik, seperti Taman Hutan Kota (THK), dan lapangan alun-alun yang memadai mulai dirintis. Kebersihan kali yang melintas di tengah kota juga menjadi sasaran program tersebut, taman-taman kecil di sudut-sudut kota pun digarap.

Media partisipasi untuk seluruh personel Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) juga dibuka lebar, dengan menyediakan kaveling-kaveling kebersihan di sepanjang pinggir jalan dalam kota.

Dengan pemberian contoh itu, maka warga yang berdiam di pinggir jalan juga mulai tumbuh minat dan perannya untuk selalu menjaga kebersihan lingkungannya.

”Modalnya, adalah kemauan, semangat kebersamaan, serta perolehan penghargaan Adipura bagi Kabupaten Pati, yang sudah kali kedua.”(Alman ED-76)

sumber : http://suaramerdeka.com/smcetak/index.php?fuseaction=beritacetak.detailberitacetak&id_beritacetak=16516